Pembinaan Olahraga Panahan sebagai Media Pendidikan Akhlâq pada Siswa Bandung Archery Club and School

Authors

  • Fitriyani Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Bandung
  • Ayi Sobarna Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Bandung
  • Nadri Taja Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/jrpai.v3i1.1907

Keywords:

Pendidikan Akhlâq, Pembinaan, Olah Raga Panahan

Abstract

Abstract. Moral education is an effort to instill the values ​​of goodness and truth in the human soul. BACS is an archery club and school that accepts training to archery athletes through achievement. This study aims to: (1) how to plan moral education through archery training for Bandung Archery Club and School students?, (2) how to implement moral education through archery sports coaching for Bandung Archery Club and School students?, and 3) how to evaluate moral education through archery coaching for Bandung Archery Club and School students? The research method used is descriptive method. While the nature of the research used is a qualitative approach. Data collection techniques using, observation, interviews, and documentation. The stages of data analysis include three activity flows: data reduction, data presentation and conclusion/verification. Factors supporting and inhibiting the implementation of moral education through archery sports coaching at BACS include, supporting factors include: a) a conducive place, b) a structured program of activities, c) supporting infrastructure facilities, d) certified trainers. Inhibiting factors include: the background conditions of the students are different, making the approach to children carried out with different variations.

Abstrak. Pendidikan akhlâq adalah upaya untuk menanamkan nili-nilai kebaikan dan kebenaran dalam jiwa manusia. BACS merupakan club dan sekolah panahan yang menerima pembinaan ke atletan olah raga memanah jalur prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) bagaimana perencanaan pendidikan akhlâq melalui pembinaan olah raga panahan pada siswa  Bandung Archery Club and School?, (2) bagaimana pelaksanaan pendidikan akhlâq melalui pembinaan olah raga panahan pada siswa  Bandung Archery Club and School?, dan 3) bagaimana evaluasi pendidikan akhlâq melalui pembinaan olah raga panahan pada siswa  Bandung Archery Club and School?. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Sedangkan sifat penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data meliputi tiga alur kegiatan: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Faktor pendukung dan penghambat implementasi pendidikan akhlâq melalui pembinaan olah raga panahan di BACS di antaranya, faktor pendukung meliputi: a) tempat yang kondusif, b) program kegiatan yang sudah terstruktur, c) fasilitas sarana prasarana yang mendukung, d) pelatih yang telah tersertifikasi. Faktor penghambat antara lain: kondisi background siswa yang berbeda-beda, menjadikan pendekatan pada anak dilakukan dengan variasi yang berbeda.

References

Al-Khered, Q. A. (2018). “Teknik Memanah Dalam Islam” (Muttaqin, Ed.). Al-Wafi Publishing.

Amin, S. (2021). “Pendidikan Akhlak Berbasis Hadits Arba’in An Nawawiyah.” Penerbit Adab.

Ayuwantini, M. (2022). “PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENINGKATAN KUALITAS BELAJAR ANAK ASUH PADA PANTI ASUHAN YATIM PIATU AFIFAH AFWA KEMILING BANDAR LAMPUNG.” 2003–2005.

Cahyadi, A. (2022). Pusat Olahraga Panahan Banjarbaru. Journal of Architekture, 294.

Creswell, J. W. (2016). “Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran.” Pustaka Belajar.

Harahap, M. novasari. (2021). Analisis Data Penelitian Kualitatif Model Miles Dan Huberman. Jurnal MANHAJ, 18(1), 2646.

Idhaudin, A. J., Alim, A., & Al Kattani, A. H. (2019). “Penerapan Model Pendidikan Akhlak Syaikh Utsaimin Di Sdit Al-Hidayah Bogor.” Jurnal As-Salam, 3(3), 55. https://doi.org/10.37249/as-salam.v3i3.137

Kementerian Agama RI. (2021). “Qur-an Kemenag.” Kementerian Agama. https://quran.kemenag.go.id/sura/10

Muryadi, A. D. (2017). MODEL EVALUASI PROGRAM DALAM PENELITIAN EVALUASI. 3(1), 1–14.

Nurfadhillah. (2018). “Efektivitas Metode Keteladanan Dalam Meningkatkan Kualitas Akhlak di2 Madrasah Tsanawiyah As’adiyah Putri I Pusat Sengkang.” Al-Qayyimah, 1, 59.

Silalahi, D. F. (2021). “[Filosofi Anak Panah] Mundur demi Melesat Jauh Menggapai Sasaran.” Kompasiana, 1–3.

Sugiyono. (2016). “Metode Penelitian Pendidikan: Metode Kualitatif, Kuantitatif Dan R&D.” Alfabeta.

Syarofah, S. (2017). Metode Pendidikan Islam Menurut Perspektif Imam Al-Ghazali. Tesis, 32.

Taja, N., Nurdin, E. S., Kosasih, A., & Suresman, E. (2020). Conceptual Model of Internalization of Religious Ethical Value in Education Perspective Islamic Characters. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 103.

Warasto, H. N. (2018). Pembentukan Akhlak Siswa. Jurnal Mandiri, 2(1), 71–72. https://doi.org/10.33753/mandiri.v2i1.32

Downloads

Published

2023-07-21