Implementasi Metode Talaqqi melalui Pembelajaran Hybrid pada Mata Pelajaran Tahfidz Al-Qur’an

Authors

  • Jessieca Annisa Meygamandhayanti Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung
  • Aep Saepudin Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/jrpai.v2i2.1163

Keywords:

Metode Talaqqi, Pembelajaran Hybrid, Tahfidz Al-Qur’an

Abstract

Abstract. One method of memorizing the Qur'an that is fun and suitable for children is the talaqqi method. Right now the whole world is shocked by the existence of a virus called Corona. Therefore, SD Featured Al'-Izzah Bandung carries out hybrid learning activities. Based on this phenomenon, the problems in this research are formulated as follows: (1) How is planning? (2) How is it implemented? (3) How is the evaluation and results? (4) What are the supporting and inhibiting factors?. This research uses descriptive qualitative. The data sources selected in this study were the principal, vice principal of the curriculum section, the main teacher and the companion teacher for tahfidz Qur'an. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The result of this research is that the learning planning is guided by the rules that have been set by the module. In its implementation, it has been carried out well by using google meet for online by carrying out 7 stages and using a classical approach, and is equipped with the Qur'an. There are three types of evaluation, namely daily, mid semester, and end of semester. In the supporting and inhibiting factors, the inhibiting factors are more dominant so that the results are not optimal.

Abstrak Salah satu metode menghafal Al-Qur’an yang menyenangkan dan cocok untuk usia kanak-kanak yaitu metode talaqqi. Saat ini seluruh dunia dihebohkan dengan adanya virus bernama corona. Oleh karena itu, SD Unggulan Al’-Izzah Bandung melaksanakan kegiatan pembelajaran secara hybrid. Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana perencanaan? (2) Bagaimana pelaksanaan? (3) Bagaimana evaluasi dan hasil? (4) Bagaimana faktor pendukung dan penghambat?. Penelitian ini menggunakan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data yang dipilih dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, guru utama dan guru pendamping tahfidz Qur’an. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah dalam perencanaan pembelajaran berpedoman pada aturan yang sudah ditetapkan oleh modul. Dalam pelaksanaannya sudah terlaksana dengan baik dengan menggunakan google meet bagi online dengan melaksanakan 7 tahapan serta menggunakan pendekatan klasikal, dan dilengkapi Al-Qur’an. Dalam evaluasi terdapat tiga jenis yaitu harian, tengah semester, dan akhir semester. Dalam faktor pendukung dan penghambat lebih dominan faktor penghambat sehingga hasilnya belum maksimal.

References

Al-Hafidz, H. S. M. (2016). Materi Praktis Tahsin Mahir. Bandung: Taqiya.

Cahyani, N., Sobarna, A., & Aziz, H. (2019). Evaluasi Metode Pembelajaran Mubahatsah sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. SPeSIA (Prosiding Pendidikan Agama Islam), 5(1), 37–44. https://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/pai/article/view/14653/0

Fuad, F. M. (2005). Menjadi Orangtua Bijaksana (1st ed.). Yogyakarta : Tugu.

Jauzi, I. (2009). Alhatsu “Ala Hifdzh Al-”Ilmi Wa Dzikr Kibar Al-Huffazh. In Hafalan Buyar Tanda Tak Pintar (p. 49). Solo: Pustaka Arafah.

Maya, R. (2013). Esensi Guru Dalam Visi Misi Pendidikan Karakter. Edukasi Islami (Edukasi Islam: Jurnal Pendidikan Islam), 2(3). https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/article/view/31

Nabil, A. (2017). Berpedoman Kepada Al-Qur’an Dan As-Sunnah. Pustaka Arafah.

Nahar, N. I. (2016). Penerapan Teori Belajar Behavioristik Dalam Proses Pembelajaran. Nusantara (Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial), 1(1), 64–74. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/article/view/94/94

Novirasari, E., Erna, Y., & Hidayat, M. (2021). Analisa Model Pembelajaran Behavioral System Di SMA Negeri 4 Kota Jambi. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Fisika Dan Terapannya, 1(1), 116–121.

Pendidikan Al-Qur’an Mu'adz bin Jabal. (2014). Metode Klasikal. Wordpress.com. https://pamuadzbinjabal.wordpress.com/metode-klasikal/

Sa’dullah. (2008). Cara Cepat Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani Press.

Sulaeman, D. Y. (2007). Mukjizat abad 20 : Doktor cilik hafal dan paham Al-Quran. Depok: Pustaka Iman.

Syahidin. (2009). Menelusuri Metode Pendidikan Dalam Al-Qur’an. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2022-12-20