PERAN KOMUNIKASI PEREMPUAN DALAM KONTEKS SOSIAL DI KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA

Authors

  • Annisa Luthfiyyah Universitas Paramadina
  • Ira Wahyudi Universitas Subang

DOI:

https://doi.org/10.29313/hikmah.vi.2944

Keywords:

Peran Perempuan, Kampung Naga, Komunikasi Budaya

Abstract

In this article the author aims to find out and describe the role of women's involvement in the Kampung Naga community and to find out how the Kampung Naga community determines or divides work between men and women, the author found when making direct observations in Kampung Naga which is located in Neglasari Village, District Salawu, Tasikmalaya Regency, West Java Province. The author is interested in studying women's involvement based on observation data and journals that the author found. It appears that women in Kampung Naga are limited to domestic work, there is no scope for women in Kampung Naga society to be involved in the public sector.

Dalam tulisan ini penulis bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran keterlibatan perempuan dalam lingkungan masyarakat Kampung Naga serta mengetahui bagaimana masyarakat Kampung Naga menentukan atau membagi pekerjaan di antara lelaki dan perempuan, penulis dapatkan ketika melakukan observasi secara langsung di Kampung Naga yang terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Penulis tertarik untuk mengkaji terkait keterlibatan perempuan berdasarkan data observasi dan jurnal yang penulis temukan. Kaum perempuan di Kampung Naga terlihat bahwasanya peran yang dilakukan sebatas pekerjaan domestik, tidak ada ranah untuk kaum perempuan dalam Masyarakat Kampung Naga untuk terlibat di sektor publik.

References

Ahdiah, Indah. (2013). Peran-Peran Perempuan Dalam Masyarakat. Jurnal Academica Fisip Universitas Tadulako Vol. 05 No. 02 Oktober. Diakses pada 25 Oktober 2019. https://media.neliti.com/media/publications/28495-ID-peran-peran-perempuan-dalam-masyarakat.pdf

Hudaya, Riandar Fata. (2018). Wanita di Kampung Naga Tidak Boleh Cari Nafkah Sampai Keluar dari Kampung Halaman. Diakses pada 24 Oktober 2019. https://akurat.co/id-247212-read-wanita-di-kampung-naga-tidak-boleh-cari-nafkah-sampai-keluar-dari-kampung-halaman%C2%A0

Judistira L. Garna. (2008). Budaya Sunda Melintasi Waktu Menantang Masa Depan. Lembaga Penelitian Unpad. Judistira Garna Foundation.

Kusumohamidjojo, Budiono. (2001). Filsafat Kebudayaan Proses Realisasi Manusia. Yogyakarta: Jalasutra.

Mulyati, Sri. (2012) Peran Ganda Wanita Jawa Dalam Perspektif Islam (Studi Terhadap Ibu-Ibu Pedagang Pasar Klewer Tahun 2010). Skripsi Thesis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses pada 24 Oktober 2019. http://eprints.ums.ac.id/21819/

Ningrum, E. (2006). Tempat Ruang dan Sistem Sosial. Bandung: UPI Press.

Prantiasih, Arbaiyah. (2014). Reposisi Peran dan Fungsi Perempuan. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Th. 27, Nomor 1. Diakses pada 25 Oktober 2019. http://journal.um.ac.id/index.php/jppk/article/view/5511

Saripudin, D. (2005). Mobilitas dan Perubahan Sosial. Bandung: Masagi Foundation.

Setiani, Baiq. (2006). Fungsi dan Peran Wanita dalam Masyarakat Baduy. Lex Jurnalica Vol. 3 No. 3 Agustus. Diakses pada 24 Oktober 2019. https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Lex/article/view/252/229

Suryalaga, H.R. Hidayat. (2010). Filsafat Sunda. Bandung: Yayasan Nur Hidayah.

Syarifudin, Achmad. (2017). Peran Strategis Kaum Perempuan dalam Mewujudkan Masyarakat Religi. An Nisa’a: Jurnal Kajian Gender dan Anak Volume 12, Nomor 01. Diakses pada 25 Oktober 2019. https://media.neliti.com/media/publications/177501-ID-peran-strategis-kaum-perempuan-dalam-mew.pdf.

Downloads

Published

2023-10-31

How to Cite

Annisa Luthfiyyah, & Ira Wahyudi. (2023). PERAN KOMUNIKASI PEREMPUAN DALAM KONTEKS SOSIAL DI KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA. HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial, 89–99. https://doi.org/10.29313/hikmah.vi.2944

Issue

Section

Articles