Identifikasi Karakteristik Peluruhan Hasil Peledakan Andesit berdasarkan Beberapa Prediktor pada Tunnel #4 Kereta Cepat Indonesia China di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat

  • Aghrid Salsabiela Prodi Teknik Pertambangan, Universitas Islam Bandung,
  • Yuliadi Universitas Islam Bandung
  • Elfida Moralista Universitas Islam Bandung
Keywords: PPV, Peluruhan Konstanta

Abstract

Abstract. Blasting is commonly used in the activities of the excavation of hard rock not only in mining and quarrying, but also in the tunnel construction of the subway, highway, and dam construction. (Kuzu, 2008). Activities blasting produces a negative impact on the environment is that the vibration of the ground, the formation and characteristics of different rocks in the study area lead to the difference in the value of the vibration of the ground that is produced during the activities of blasting. Methods in the analysis of vibration of the soil are influenced by the scaled distance as well as the value of peak particle velocity, the relationship of the two will produce a value of the coefficient of decay and site exponent. The parameters that affect the vibration of the ground, namely the distance, the weight of the explosives, the type of wave shakes as well as the constant decay and site exponent. Analysis of the predictive value of peak particle velocity was found that all the predictors have differences with the actual data that is small, except in the predictor IS 6922 through predictor of the value of the correlation coefficient of the highest, but basically, the value of PPV predictions produced is very much different from the data PPV actual obtained. The Data that the resulting prediction shows that the model PPV results predicted by the regression power have a value that is very close to the value PPV actual compared with the predictions by the model or predictor of the other.

Abstrak. Peledakan umumnya digunakan dalam kegiatan penggalian batuan keras tidak hanya di pertambangan dan penggalian, tetapi juga dalam konstruksi terowongan kereta bawah tanah, jalan raya, dan konstruksi bendungan. (Kuzu, 2008). Kegiatan peledakan menghasilkan dampak negatif terhadap lingkungan yaitu getaran tanah, pembentukan dan karakteristik batuan yang berbeda di daerah penelitian menyebabkan perbedaan nilai getaran tanah yang dihasilkan selama kegiatan peledakan. Metode dalam analisis getaran tanah dipengaruhi oleh jarak skala serta nilai kecepatan partikel puncak, hubungan keduanya akan menghasilkan nilai koefisien peluruhan dan eksponen situs. Parameter yang mempengaruhi getaran tanah yaitu jarak, berat bahan peledak, jenis getar gelombang serta peluruhan konstan dan eksponen situs. Analisis nilai prediksi kecepatan partikel puncak ditemukan bahwa semua prediktor memiliki perbedaan dengan data aktual yang kecil, kecuali pada prediktor IS 6922 melalui prediktor nilai koefisien korelasi tertinggi, tetapi pada dasarnya nilai Prediksi PPV yang dihasilkan sangat jauh berbeda dengan data PPV aktual yang didapat. Data prediksi yang dihasilkan menunjukkan bahwa model PPV hasil prediksi dengan kekuatan regresi memiliki nilai yang sangat mendekati nilai PPV sebenarnya dibandingkan dengan prediksi oleh model atau prediktor yang lain.

Published
2021-10-26