Perubahan Tingkat Pendapatan Petani Pemilik Lahan Setelah Adanya Alih Fungsi Lahan di Kecamatan Ciparay

Authors

  • Ikbal Kamiludin Gunawan Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Ivan Chofyan Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i1.72

Keywords:

Lahan pertanian, alih fungsi lahan, pendapatan

Abstract

Abstract. Ciparay Sub-District is one of the areas that have changed the function of agricultural land to non-agricultural, this is due to its strategic geographical location that makes investors race to get the land in the area. The area of agricultural land in Ciparay sub-district each year has a significant change in which Ciparay subdistrict is one of the sub-districts that has ample agricultural land. Area of Ciparay subdistrict ± 46,175.6 Ha, with land area planting rice ± 7,390 ha in the year 2014 or average of land change amounted to 6.9% per year. The purpose of this research is to cover the impact of land function on land owner farmers Income level quantitative analysis used is an average difference test analysis with data collection techniques by distributing the questionnaire to 29 respondents. Based on the results of the study can be concluded that by the existence of land function has an impact on the farmers in Ciparay sub-district that the income of the owners of farmers, smaller than before the land function. Because seen from the results of analysis of average difference obtained the value of T count < T table which means H0 on reject and H1 accepted.

Abstrak. Kecamatan Ciparay merupakan salah satu daerah yang mengalami perubahan fungsi lahan pertanian ke non pertanian, hal ini dikarenakan letak geografisnya yang strategis yang membuat para investor berlomba - lomba untuk mendapatkan lahan yang ada di kawasan tersebut. Luas lahan pertanian di Kecamatan Ciparay setiap tahunnya mengalami perubahan yang cukup signifikan dimana Kecamatan Ciparay merupakan salah satu kecamatan yang memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Luas Kecamatan Ciparay ± 46.175,6 Ha, dengan luas lahan tanam padi sawah ± 7.390 ha pada tahun 2014 atau rata – rata perubahan lahan sebesar 6,9 % per tahun. Tujuan penelitian ini untuk melihat dampak alih fungsi lahan terhadap tingkat pendapatan petani pemilik lahan Analisis kuantitatif yang digunakan adalah analisis uji beda rata-rata dengan teknik pengumpulan data dengan cara membagikan kuisioner kepada 29 orang responden. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya alih fungsi lahan memberikan dampak terhadap para petani yang ada di Kecamatan Ciparay bahwa pendapatan para petani pemilik, lebih kecil jika dibandingkan dengan sebelum adanya alih fungsi lahan. Karena dilihat dari hasil analisis uji beda rata-rata didapat nilai T hitung < T tabel yang artinya H0 di tolak dan H1 diterima.

Downloads

Published

2021-07-06