Pelaksanaan Program Gerakan Maghrib Mengaji di Masjid Al-Furqan Kelurahan Cipaganti Kota Bandung

Authors

  • Hapsoh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/jrpai.v1i2.360

Keywords:

Program, Maghrib Mengaji, Santri

Abstract

Abstract. The implementation of the maghrib recital movement program is an activity that provides non-formal education and teaching in the field of Islam. The maghrib recital movement is a program issued by the government aimed at all levels of society, but focuses on children and adolescents so that teenagers fill their maghrib time with activities at the mosque instead of hanging out. The purpose of this study is to find out what activities are prepared, to identify how the steps of the activities are, to find out what methods and media are used, and to find out who is involved in the implementation of the maghrib reciting movement program at the Al-Furqan mosque. This study uses a qualitative approach and analytical descriptive method. Data collection techniques used in the form of interview teachniques, observation teachiques, and documentation teachniques. Data analysis begins with data reduction at the beginning, data presentation and conclusion drawing. The results of this study include: (a) activities that are prepared in carrying out the maghrib reciting movement program. First, prepare teachers in terms of reading/recitation of the recital propely in accordance with the rules. Second, supporting devices or tools such as the recital, stationery and others. Third, the mentality of the teachers and students to continue to be enthusiastic to recite the recital and run the maghrib recital movement program. (b) the activity steps in implementing the maghrib recital movement program are through three stages, preliminary activities, core activities and closing activities. (c) the method used in the implementation of the maghrib recital movement program is to use the classical method in learning and the lecture, question and answer and deposit (Tes) method. In the learning process, teachers often improvise one method with another method. (d) the media used in the implementation of the maghrib recital movement program include blackboards, stationery, microphones, sound systems and infocus. (e) the parties involved in the implementation of the maghrib reciting movement program are the community around the mosque, at DKM and teacher parents of students.

Abstrak. Pelaksanaan program gerakan maghrib mengaji merupakan kegiatan yang memberikan pendidikan dan pengajaran di bidang agama Islam secara nonformal. Salah satu program yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk pembiasaan masyarakat khususnya untuk kalangan anak-anak dan remaja, yaitu program Gerakan maghrib mengaji. Program ini salah satu upaya pemerintah untuk membiasaan masyarakat agar mengisi waktu maghrib nya dengan mempelajari Al-Qur’an. Pelaksanaan program gerakan maghrib mengaji ini menerangkan mengenai, kegiatan yang dipersiapkan dalam melaksanakan program maghrib mengaji, langkah-langkah, metode, media dan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program gerakan maghrib mengaji. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan apa saja kegiatan yang dipersiakan, untuk mengidentifikasi bagaimana langkah-langkah kegiatan, ntuk menemukan metode dan media apa saja yang digunakan, dan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam pelaksanaan program gerakan maghrib mengaji di masjid Al-Furqan. Deskriptif analitik merupakan metode yang digunakan oleh peneliti dengan melalui pendekatan kualitatif, sedangkan wawancara, observasi serta dokumentasi ialah teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti untuk mendapatkan data penelitian. Analisis data diawali dengan reduksi data diawal, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini meliputi: (a) kegiatan yang dipersiapkan dalam melaksanakan program gerakan maghrib mengaji Pertama, mempersiapkan pengajar dari segi bacaan/lafadz al-Quran dengan baik sesuai dengan kaidah, Kedua, perangkat atau alat pendukung seperti al-Quran, alat tulis dan lain-lainnya. Ketiga, mental para pengajar dan santri agar terus semangat untuk mengaji dan menjalankan program gerakan maghrib mengaji ini. (b) Langkah-langkah kegiatan dalam melaksanakan program gerakan maghrib mengaji yaitu melalui tiga tahap, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. (c) Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program gerakan maghrib mengaji ialah menggunakan metode klasik dalam pembelajarannya dan metode cerama, tanya jawab dan setoran (TES), Pada proses belajar pengajar sering kali mengimprovisasi metode yang satu dengan metode yang lain. (d) Media yang digunakan dalam pelaksanaan program gerakan maghrib mengaji diantaranya, papan tulis, alat tulis, mic, soud system, serta infocus. (e) Pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program gerakan maghrib mengaji adalah masyarakat sekitaran masjid, di DKM dan pengajar, orangtua santri.

Downloads

Published

2021-12-23